Workshop “Creative Teaching” Membuktikan Semua Guru Kreatif

By | November 15, 2015

Tiba-tiba sudah pertengahan bulan saja. Publikasi terakhir blog ini adalah akhir bulan kemarin. Artinya lebih dari setengah bulan blog dibiarkan terbengkalai. Bukan apa-apa, kesibukan di dunia nyata khususnya pada pekerjaan membuat waktu untuk blogging tersita banyak. Pekerjaan sedang banyak-banyaknya sehingga harus pulang kantor lebih sore dari biasanya. Malam hari pun masih harus mempersiapkan file presentasi.

Jadi ceritanya, seminggu kemarin ada tamu dari Balikpapan. Mereka lah yang mengundang saya tempo hari ke kota minyak tersebut untuk asistensi pendirian sekolah Al Madinah, sekolah Islam berbasis tahfidz (menghapal Qur’an) yang ingin menggunakan Curriculum Domain seperti yang sekolah kami terapkan. Dan ini adalah kunjungan kedua mereka. Hampir sama dengan kunjungan pertama dalam rangka training, kunjungan kali ini yang diikuti pula oleh ketua yayasannya juga dalam rangka mengikuti workshop, khususnya pelatihan modul baru di sekolah kami.

Modul baru bertajuk Creative Teaching : Mengajar Lebih Kreatif dan Menyenangkan ini memang baru diselenggarakan untuk pertama kali khususnya untuk kalangan umum di luar guru-guru Sekolah Al Amanah Tangerang. Nah, karena modul baru lah saya disibukkan dengan persiapan materi dan teknis training berkoordinasi dengan pihak yayasan tempat saya bekerja. Modul baru ini sebenarnya request dari ketua Yayasan Sekolah Baitulmaal Pondok Aren dimana banyak guru-guru yang kesulitan merancang kegiatan menarik berbasis sentra dan proyek. Mereka kesulitan menggabungkan aneka muatan pelajaran agar terintegrasi dalam pembelajaran satu hari atau pembelajaran satu topik tertentu dengan proyek-proyek menyenangkan.

Pak Hendri (Salah seorang Guru Sekolah Baitulmaal) sedang merancang proyek “Roda 4 Musim”

Tak hanya guru-guru di Baitulmaal sebenarnya yang merasa kesulitan. Guru-guru di sekolah saya pun membutuhkan pendampingan dalam menentukan kegiatan-kegiatan dalam pembelajaran. Oleh karenanya, dua pekan sebelum diberikan kepada guru-guru lain, workshop ini diujicobakan kepada guru-guru Sekolah Al Amanah pada saat Great Teacher Camp di Puspitek Serpong akhir bulan Oktober kemarin. Hasilnya, subhanallah. Saya menjadi yakin kalau sebenarnya setiap kita ini punya potensi untuk menjadi kreatif. Apapun profesi kita, kreatifitas bisa diasah.

Selain 3 orang dari tim Sekolah Al Madinah Balikpapan ini, workshop Creative Teaching bulan November ini diikuti pula oleh 6 orang tim guru dari Sekolah Islam Baitulmaal Pondok Aren dan 2 orang guru dari Sekolah Islam Permata Madani Kabupaten Bogor. Alhamdulillah… 3 hari selama workshop banyak sekali ide-ide kreatif dalam pembelajaran yang berhasil dihasilkan oleh para peserta workshop. Bermodal bahan-bahan sederhana di sekitar kita, banyak media pembelajaran ataupun proyek yang dapat dibuat anak-anak sehingga belajar tak lagi sekedar mendengarkan guru lalu mengerjakan bermacam-macam tes tertulis berupa soal-soal evaluasi.

Tim Al Madinah Balikpapan sedang serius dengan proyek Maket Bumi dan Alam Semestanya

Melihat antusias guru dan kreatifitas guru-gurunya, pihak Yayasan Baitulmaal pun langsung meminta waktu untuk workshop Creative Teaching gelombang berikutnya. Wah… saya akan repot lagi beberapa hari kedepan nih 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.