Itung – itung Sedekah

By | July 13, 2013
Pagi ini sepanjang perjalanan ke BSD, mata saya melihat banyak spanduk bertebaran di pinggir jalan. Spanduk – spanduk tersebut sebagian besar adalah ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dari para caleg berbagai partai politik. Wajar memang, mereka sudah harus tebar pesona menjelang pemilu tahun depan.
Satu dari sekian spanduk itu ada yang menarik perhatian saya. Spanduk dari salah satu NGO Zakat yg kurang lebuh berbunyi Sedekahmu diganti jutaan kali lipat.
Ada yang salah? Seharusnya sih tidak ya. Semua bergantung pada persepsi atau cara pandang kita. Pro dan kontra pun wajar dalam hidup. Jadi, kalau saya berada di barisan yang kontra dengan apa yang tertulis di spanduk tersebut juga menjadi hal yang wajar. Yang penting kita tidak saling memaksakan kehendak. Buat saya, pahala amal ibadah itu merupakan hak prerogratif Allah SWT. Tak perlu kita sibuk menghitung berapa balasan yang akan kita terima nanti di akhirat, apalagi di dunia.
Tugas kita hanya beribadah. Terkhusus sedekah, saya selalu mengasumsikan sedekah dengan (maaf) buang air besar. Sesudah ‘dibuang’ harta yang memang bukan hak kita tersebut, tak perlu diingat lagi. Tak perlu diharap-harap lagi akan kembali. Bukankah itu bentuk sebuah keikhlasan? Mengingat – ingatnya hanya membuat kita pamrih, kemudian beraharp, dan lantas ketika harapan tersebut tak kunjung tiba, akhirnya kita terjebak pada kondisi tidak bersyukur.
Ketika ada sebuah acara di televisi yang diisi oleh seorang ustadz mengajak menghitung – hitung sedekah, saya hanya mengelus dada. Kalau mau mendapatkan ini harus sedekah sekian – sekian. Lalu bagaimana jikalau balasannya belum diberikan Tuhan di dunia? Rasanya tak pantas kita menggerutu padaNya.
Ramadhan ini memang semua amal yang kita lakukan dijanjikan Allah dibalas dengan yang belipat. Karenanya memperbanyak amal ibadah termasuk sedekah, sangat dianjurkan. Tapi kalau niatnya ingin mendapat balasan sekarang, apalagi dalam bentuk materi, tanya lagi diri pribadi. Lebih baik mari kita belajar lebih banyak tentang Ikhlas. Ikhlas dalam berbagi. 
Clip to Evernote

4 thoughts on “Itung – itung Sedekah

  1. Zippy

    Bersedekah itu harus ikhlas dari dalam hati, kalo dihitung2 dan mengharapkan imbalan mah sama aja boong.
    Selamat memasuki bulan suci penuh berkah mas 🙂

    Reply
  2. cumilebay.com

    Bener mas, yang penting ikhlas dan jgn perna di ungkit. Tangan kanan memberi maka tangan kiri jgn sampai tau. Apalagi tangan tetangga 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge