Puasa kok malah Boros…

By | July 27, 2012

Alhamdulillah sepekan sudah melewati puasa. Meski sebenarnya tak ingin bulan penuh berkah ini cepat berlalu, tapi tetap saja mudik membayangi setiap hari, hehehe. Sepekan penuh juga syukurnya saya bisa melaksanakan ibadan puasa bersama isteri tercinta, buka puasa dan sahur bersama. Ini sangat saya syukuri mengingat banyak teman saya yang baru menikah tahun ini atau juga yang sudah menikah lama, susah sekali mempunyai waktu lapang untuk buka puasa dan sahur bersama pasangannya.

Cerita lain dari para pengantin baru tersebut adalah tentang borosnya puasa. Yah, ini sih sebenarnya tidak hanya dirasakan pengantin baru, tapi hampir semua orang baik yang sudah berkeluarga maupun yang masih single. Kebanyakan dari teman – teman saya curhat setiap harinya tentang kenaikan pengeluaran harian yang cukup besar terjadi di bulan Ramadhan ini.

Banyak sebab memang. Selain kenaikan harga barang yang rutin terjadi menjelang puasa, borosnya bulan puasa ini dikarenakan banyaknya pengeluaran dadakan. Yang pasti pengeluaran tidak rutin menyambut lebaran seperti persiapan mudik, beli baju dan sepatu baru, zakat, infaq, dan sebagaianya.

Tapi diluar itu, ada lagi yang membuat pengeluaran harian bertambah yaitu pengeluaran makanan yang sedikit berlebih. Yang biasanya jarang beli es buah, buka puasa harus pakai es buah. Belum lagi jenis makanan lainnya yang biasanya jarang dibeli, malah tersedia hampir setiap hari di meja buka puasa. Nah, inilah kemudian yang menjadi pengeluaran yang tidak wajar di bulan puasa. Maksud hati menahan diri (sekaligus menahan kantong), tapi yang terjadi malah sebaliknya gara – gara mengikuti hawa nafsu.

Lalu bagaimana menyiasatinya?

Pak Ahmad Gozali, konsultan keuangan syariah, berbagi 20 tips cerdas bagaimana mengatur pengeluaran di Bulan Ramadhan melalui buku kecil yang bermanfaat besar “Puasa kok Boros…?”. Buku ini ditulis dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan. Selain itu buku ini juga membahas sisi psikologis konsumen tentang uang yang ternyata terkadang irrasional. Buku Puasa kok boros ... ?

Beberapa contoh tips yang bisa didapat di buku ini diantaranya :

  • Memisahkan antara pengeluaran rutin dan tidak rutin
  • Menyiasati pengeluaran khusus di bulan puasa dan hari rata seperti hidangan hari raya, pakaian baru, parcel dan amplop.
  • Tips mudik hemat
  • Mengantisipasi kenaikan harga
  • Mengalokasikan pengeluaran yang mengalami penurunan (Ada lho ternyata pengeluaran yang menurun di Ramadhan)
  • Bagaimana belanja hidangan buka puasa
  • Menghindari belanja impulsif
  • Menggunakan THR dengan bijak
  • Sampai berbisnis musiman

Insya Allah nanti coba kita papar sedikit demi sedikit ya. Yang belum punya bukunya, mungkin bisa mencari di toko buku atau hubungi langsung penulisnya via twitter.

Clip to Evernote

7 thoughts on “Puasa kok malah Boros…

  1. papap arfa

    hehe sama mas.. apalagi belum menyiapkan pakaian baru untuk bertiga 😀 kalau mudik mah pakai motor juga udah cukup karena rumah ortu n mertua deket hehe
    makasih tipsnya mas..

    Reply
  2. arif

    biasanya borosnya disebabkan karna ingin makan sahur dan buka dgn yg lebih enak dari biasanya makan sehari2, lalu untuk keperluan lebaran (mudik, silaturahmi, wisata) ya 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge