1 Hari Keliling Singapura? Tentu Bisa!

By | July 15, 2017

Berlibur satu hari ke Singapura? Bisa!

Ada kalanya waktu liburan kita sempit, hanya dua atau tiga hari. Kadang pula kita memburu tempat yang banyak untuk dikunjungi. Atau, karena memang budget terbatas, namun tetap kepengen jalan-jalan sehingga memilih liburan satu hari. Nah, bagaimana kalau satu hari ini dihabiskan di Singapura?

Memang sih sayang sekali kalau sudah jauh-jauh ke negeri orang, cuman jalan-jalan satu hari. Tapi kalau alasan-alasan yang sudah saya tulis di atas kita alami, apa boleh buat. Bisa juga kok liburan satu hari di negeri tetangga terdekat tersebut. Bahkan dengan budget terbatas.

Pertama kalinya menginjakkan kaki di Singapura tahun 2014 lalu, saya benar-benar hanya satu hari berada disana. Mulai jalan-jalan sehabis subuh, sore hari menjelang shalat Ashar saya harus melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur. Bisa juga meski tempat yang dikunjungi belum banyak karena masih cari-cari. Pengalaman kedua karena sudah mulai tahu jalan dari pengalaman sebelumnya, sehari bisa juga keliling dan wisata ke berbagai tempat di Singapura.

Bagaimana Caranya 1 Hari Keliling Singapura?

Jika hanya punya waktu 1 (satu) hari berada di Singapura, cara berikut saya himpun berdasarkan pengalaman saya beberapa kali ke negeri singa ini :

1. Pilih penerbangan yang paling pagi atau tengah malam

Karena waktu kita yang sangat terbatas, sementara nafsu berlibur ingin mengunjungi banyak tempat, saya sangat menyarankan untuk memilih penerbangan yang paling pagi. Pilih jadwal pesawat pertama kali berangkat di hari tersebut, misalnya jam 5 pagi. Perjalanan ke Singapura ditempuh dalam waktu antara 1,5 jam hingga 2 jam.

Dengan asumsi berangkat jam 5 pagi, kita sudah tiba di Singapura jam 8 pagi waktu setempat (Indonesia dan Singapura terdapat selisih waktu 1 jam, lebih cepat di Singapura). Oya, jam 8 pagi ini tergolong masih pagi kok, karena kebanyakan aktivitas pagi semacam berangkat kerja atau membuka toko di Singapura baru dimulai sekira jam 9 atau jam 10 pagi. Meskipun demikian, kereta MRT sudah mulai beroperasi sejak jam setengah 6 pagi waktu Singapura.

Alternatif lainnya adalah berangkat satu hari sebelumnya namun dengan jadwal pesawat tengah malam. Pertama kali ke Singapura, saya berangkat menggunakan maskapai JetStar dengan jadwal keberangkatan jam 10 malam waktu Indonesia. Tiba di Singapura sekira Jam 1 dini hari. Dan tidak perlu takut, bisa menginap di Bandara Changi :-D.

Baca Juga : Menginap di Bandara Changi Singapura

2. Beli Tourist Pass untuk Transportasi Hemat

Karena ingin mengunjungi banyak tempat, sementara itu waktu terbatas sekaligus menghemat pengeluaran, saya sarankan membeli kartu Singapore Tourist Pass (STP) dibandingkan membeli kartu isi ulang EZ-Link Card (semacam e-money).

Baca Juga : Pilih Kartu Uang Elektronik yang Mana? Flazz, e-Money, atau JakCard? 

Kenapa? karena dengan kartu STP ini kita sudah bisa naik semua fasilitas kendaraan umum di Singapura, yakni MRT, LRT, dan Bus tanpa batas (unlimited). Dengan harga kartu SGD 10 dan deposit sebesar SGD 10, kita sudah mendapatkan fasilitas keliling Singapura sepuasnya. Deposit sebesar SGD 10 tersebut bisa diambil kembali. Lumayan kalau dirupiahkan sekira 96ribu.

Singapore Tourist Pass

Singapore Tourist Pass

Kartu STP bisa diperoleh di bagian ticketing MRT di terminal 3 Bandara Changi. Bilang saja ingin membeli STP. Selain mendapatkan kartu, kita juga akan diberikan peta jalur MRT dan beberapa promo merchant yang bisa kita dapatkan dengan menunjukkan kartu STP. Beberapa waktu lalu saya mendapatkan promo free souvenir dari Bugis Street dengan menunjukkan kartu STP. Lumayan untuk tambahan oleh-oleh.

Saya sarankan juga selama di Bandara untuk tidak lupa mengambil Panduan Bandara dan Peta Singapura. Terutama bagi mereka yang baru pertama kali datang ke Singapura.

Setelah punya STP, saatnya menjelajah Singapura.

3. Menuju Sentosa Island, Universal Studio

Dari bandara Changi, langsung saja naik MRT ke pusat kota seperti Bugis. Namun saran saya, mumpun masih pagi langsung menuju tempat wisata paling jauh di selatan Singapura yakni Pulau Sentosa. Di sini juga terdapat Universal Studio yang terkenal itu. Sudah mainstream banget kalau ke Singapura harus kesini walau sekedar berfoto di depannya berhubung tidak cukup 1 hari kalau ingin masuk dan main di Universal. Selain Universal Studio, ada Trick Eye Museum dan Madam Tussade yang bisa dikunjungi. Namun tentu membayar sejumlah tiket masuk.

Untuk sampai di Sentosa Island, kita berhenti di stasiun MRT Outram Park. Kalau mau sebentar keluar, disitu ada Ananas Cafe yang menyediakan makan murah mulai dari SDG 2,5. Atau kalau sudah bawa sarapan, langsung saja pindah ke jalur ungu untuk menuju stasiun Harbour Front. Nanti teman-teman akan keluar di mall Vivo City. Dari Mall ini kita bisa menyeberang ke Pulau Sentosa menggunakan monorail dengan membayar sebesar SGD 4, atau saran saya mumpung belum panas, cukup berjalan di Sentosa Boardwalk secara gratis. Ngga jauh-jauh amat kok. Nah balik dari Vivo City, kita bisa naik monorail Sentosa Express tanpa harus membayar.

Trick Eye Museum bisa dikunjungi berlibur 1 Hari Keliling Singapura

Trick Eye Museum

Selain Universal Studio, ada beberapa pantai di Pulau Sentosa. Kita bisa bersantai sejenak atau sarapan di pinggir laut. Pantai seperti Siloso atau Palawan menawarkan pasir putih yang sangat halus. Bahkan kita bisa berenang di pantai Siloso, tentunya  di area tertentu.

4. Menikmati Hutan di Singapore Botanical Garden

Puas jalan-jalan di Sentosa (tidak lebih dari 2 jam) kita bisa langsung kembali ke Vivo City. Dari Vivo City, tujuan jalan-jalan kita selanjutnya adalah Kebun Raya Singapura. Alternatif tempat wisata ini dituju karena mudahnya transportasi dari Vivo City kesana. Kalau kurang suka jalan menuju stasiun MRT, kita bisa menggunakan Bis. Saya lupa tepatnya Bis nomor berapa dari Vivo ke Singapore Botanical Garden. Namun dengan menaiki MRT jalur kuning kita tidak perlu transit untuk sampai disana.

Singapore_Botanical_Garden

Salah satu sudut di Kebun Raya Singapura

Namanya juga kebun raya, kita menikmati sejuknya udara dan rindangnya pepohonan. Bedanya dengan kebun raya Bogor, kita tidak perlu mengeluarkan sepeserpun untuk masuk ke area ini. Disini kita bersantai menunggu siang atau melihat-lihat budi daya tanaman dengan kultur jaringan.

5. Garden by The Bay, Kebun Raya di tepi Pantai

Dari tadi berbau kebun aja ganHehehe. Paling gampang naik MRT Jalur Kuning dari Singapore Botanical Garden adalah langsung menuju Garden by The Bay. Taman tepi pantai ini menyuguhkan banyak pohon alami dan buatan. Selain itu dengan membayar, kita bisa menikmati kebun raya dalam ruangan dengan pohon-pohon besar, taman bunga, bahkan air terjun buatan.

Garden_by_the_bay

Menikmati Senja di Garden by The Bay

Kalau ada dana lebih, bisa makan siang disini karena ada resto Satay by The Bay meskipun jauh lebih enak sate madura di komplek perumahan saya yang lama :)).

6. Helix Bridge, Esplanade, dan Merlion Park

Menjelang sore hari, setelah puas di Garden by The Bay kita bisa jalan kaki menuju patung singa, ikon negara Singapura. Karena berjalan kaki kita akan melewati Marina Bay Sands, Helix Bridge, dan Gedung Esplanade memutari Singapore River. Kita juga akan melihat Lapangan Bola di atas sungai yang cukup menarik. Dari Gedung Esplanade kita menyeberang ke sebelah kiri untuk sampai di patung kebanggaan masyarakan Singapura.

Marina_Bay_sand

Marina Bay Sand dilihat dari Merlion Park

7. Bugis Street dan Masjid Sultan

Setelah puas berfoto ria di Merlion Park, kita bisa langsung naik MRT menuju Bugis. Keluar MRT ambil arah menuju Bugis Street. Bugis Street merupakan satu tempat dimana kita bisa membeli oleh-oleh seperti baju, makanan, pernak-pernik hiasan, dan gadget. 

Masjid_Sultan

Mesjid Sultan, satu-satunya masjid yang Adzan-nya bisa terdengar keluar

Dari Bugis kita bisa berjalan kaki menuju Masjid Sultan untuk menunaikan shalat dan juga makan malam karena di dekat masjid ini banyak sekali kedai makan yang menyediakan aneka menu yang cocok untuk lidah Indonesia. Harga makanannya pun cukup murah mulai dari SDG 3. Kalau tak mau bolak balik, saran saya dari stasiun MRT langsung saja menuju Masjid Sultan dikarenakan di dekan masjid ini juga banyak kedai oleh-oleh yang harga barangnya jauh lebih murah dari Bugis Street.

Dari sini kita bisa langsung naik MRT menuju Changi untuk penerbangan terakhir menuju Indonesia :-D.

Wah… ternyata, cukup banyak ya tempat yang bisa kita kunjungi meskipun hanya satu hari berlibur di Singapura. Apalagi 2 hari atau lebih, akan lebih banyak lagi tempat-tempat yang bisa kita kunjungi.

Clip to Evernote

6 thoughts on “1 Hari Keliling Singapura? Tentu Bisa!

    1. bangsaid Post author

      Kalau ke USS ya ga cukup sehari Koh Ded. Di USS aja seharian kita belum puas :))

      Reply
        1. bangsaid Post author

          Saya nemenin sodara aja. Saya di luar duduk manis di Pantai Siloso.
          Bener, sayang banget sih duit 700ribuan cuman buat maenen macam DUFAN 😀

          Reply
  1. retno

    Wah cita cita anakku banget, keliling singapura. Tapi dia pinginnya jalan kaki. Karena dia lihat di peta kok negaranya kecil banget wkwkk… tapi lumayan juga ya sehari bisa keliling keliling begini….

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge